Tips Sehat Setelah Makan Daging

Posted on Posted in Artikel

Berikut beberapa tips kesehatan agar ketika memakan daging atau “pesta daging” tidak menimbulkan permasalahan kesehatan.

Sayuran  Penyeimbang  Bersama  Makan  Daging  Kambing Penawar Setelah Makan Daging Buah Yang Tepat Setelah Memakan Tongseng Buah Yg Bagus Setelah Mengkonsumsi Daging Tips Agar Tetap Sehat Setelah Banyak Memakan Daging

Mau tidak mau, ketika Idhul Adha pasti kita akan makan daging. Karena shahibul qurban memang disarankan memakan daging yang diqurbankan. Berikut beberapa tips kesehatan agar ketika memakan daging atau “pesta daging” tidak menimbulkan permasalahan kesehatan.

  • Bagi yang mempunyai riwayat hipertensi atau penyakit pencernaan, sebaiknya makan secukupnya dan tidak larut dalam “pesta daging”
  • Kemudian memilih beberapa makanan yang olahannya baik, misalnya sudah banyak makan sate, jangan tambah lagi makan gulai. Cari yang bahan tambahannnya tidak menimbulkan masalah kesehatan seperti minyak, santan, rempah-rempah. Lebih baik adalah daging dengan olahan dalam bentuk sop.

  • Hindari yang berlemak, misalnya sate dengan lemak dan sop atau gulai yang ada lemaknya. Begitu juga dengan manisan dan minuman yang manis-manis
  • Konsumsi juga buah dan sayuran. Misalnya mentimun, tomat dan wortel. Buah-buahan bisa mengimbangi jumlah kalori yang berlebihan.
  • Jangan lupa berolahraga, dengan olahraga maka aliran darah menjadi lancar dan tentunya bisa membuang kelebihan kalori yang ditimbulkan ketika memakan daging kambing olahan.
  • Bagi yang menderita hipertensi yang cukup parah, sebaiknya hanya mencicipi saja atau jika ada daging yang lain misalnya ikan atau ayam, hendaknya dialihkan pada daging jenis ini. Dan yang paling penting adalah mengingat bahwa hipertensi adalah penyakit pola hidup, dan terapinya secara kedokteran tidak hanya obat saja tetapi juga memperbaiki pola hidup.

  • Hendaknya kita jangan makan berlebihan dan menjaga apa yang kita makan. Sebagaimana yang diingatkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda,

    ما ملأ آدميٌّ وعاءً شرًّا من بطن، بحسب ابن آدم أكلات يُقمن صلبَه، فإن كان لا محالة، فثُلثٌ لطعامه، وثلثٌ لشرابه، وثلثٌ لنفَسِه

    Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihinya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas” (HR At-Tirmidzi , di-shahih-kan oleh Al-Albani dalam As-Silsilah Ash-Shahihah 2265)

Demikian semoga bermanfaat.

Penulis: dr. Raehanul Bahraen
Artikel Muslimah.Or.Id

 

~Sumber Artikel Terkait~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *